Pelatih asisten Manchester City Brian Kidd mengklaim saat ini kubunya sedang dalam masa transisi menuju kesuksesan. Setelah kurun waktu dua musim ini, City selalu berhasil menggaet pemain bintang.
Pada musim panas ini pun City sudah berhasil memboyong empat pemain dengan total belanja 76 juta pound. Nama pemain tersebut adalah Jarome Boateng, Yaya Toure, David Silva dan Aleksandar Kolarov.
Kidd pun mengatakan bahwa City hanya perlu sekali memenangkan titel Premier League untuk memulai kesuksesan berikutnya. Hal tersebut sama seperti yang ia rasakan saat masih menjadi asisten Sir Alex Ferguson ketika MU memenangkan Premier League pada tahun 1993 sekaligus mengakhiri masa 26 tahun tanpa gelar juara.
"Ini sama dengan bagaimana MU ketika kami memenangkan gelar pertama. Kami hanya membutuhkan tropi untuk memulainya. Ketika kami menjuarai Piala Liga 1992, semua orang jungkir balik karena kami berhasil menjalani kualifikasi untuk bermain di tingka Eropa. Itulah yang terjadi," ujar Kidd kepada The Sun.
Ini adalah tahun ke-34 dimana City belum sekalipun mengangkat tropi bergengsi. Kidd yang kini membantu Roberto Mancini yakin The Citizen hanya membutuhkan gelar juara pertama untuk mengawali kesuksesannya.
"Ketika ini dimulai, kami membutuhkan trofi pertama di City dan sekali kami menang, mental kami akan berkembang," ungkap Kidd. "Saya percaya banyak pemain berbakat di sini. Kami memiliki skuad hebat saat ini," tegasnya.
Belanja pemain yang dilakukan Manchester City bisa dikatakan masuk kategori 'gila'. Buktinya, kini mereka memiliki 37 pemain inti. Padahal, menurut regulasi Premier League, jumlah pemain yang bisa terdaftar hanyalah 25 pemain. Karena itu, mau tidak mau, The Citizen wajib melakukan cuci gudang.
Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan memang penuh dengan kejutan. Bahkan untuk laga finalnya tidak ada yang menyangka Spanyol akan berhadapan dengan Belanda yang notabena bukanlah tim favorit juara.
» read moreTiada hal paling indah bagi Presiden Inter Milan Massimo Moratti selain mendapat kado scudetto di ulang tahunnya yang ke-65. Namun, Moratti justru menilai jika kado itu lebih cocok dilayangkan kepada sang pelatih Jose Mourinho.
» read more